Minggu, 3 Juli 2011-16:24:48
Kontributor : Teks & Foto-Foto: Dina Azzahra
Gelar Pamit Misi Budaya SMPI Al-Ikhlas; Siap Harumkan Nama Bangsa
Menebar Prestasi
Berangkat dari rasa cinta serta kepedulian mendalam akan budaya tradisional warisan bangsa sekelompok siswa-siswi SMP Islam Al-Ikhlas terus berjuang mementaskan tari tradisional Indonesia.
Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kabarindo- Kali ini ikut serta Festival Tari Tradisional tingkat Internasional.
Keragaman budaya tradisional Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling kaya akan keberagaman budaya. Namun sayangnya banyak diantara budaya asli Indonesia yang dewasa ini semakin sulit untuk ditemui. Beragam kesenian tradisional perlahan hilang tergerus modernisasi serta arus globalisasi yang terus terjadi tidak hanya di Indonesia tetapi juga seluruh dunia.
Terbelakangnya kebudayaan tradisional oleh modernisasi serta globalisasi yang semakin memprihatinkan kemudian melahirkan sebuah kesadaran. Kesadaran akan pentingnya arti kebudayaan tradisional. Kebudayaan yang menyimpan sejarah panjang, nilai-nilai kearifan setempat, serta menjadi sumber lahirnya kebudayaan nasional.
Berangkat dari kesadaran itulah upaya akan pelestarian kebudayaan tradisional terus dilakukan baik secara perorangan, kelompok, atau lembaga-lembaga sosial. Hal ini pula yang dilakukan oleh sekelompok remaja siswa-siswi SMP Islam Al-Ikhlas yang tergabung dalam ekskul tari tradisional SMP Islam Al-Ikhlas yang lebih dikenal dengan nama “Tralix”. Mereka yang tergabung dalam Tralix diajarkan untuk lebih mencintai budaya tradisional Indonesia khususnya tari tradisional dengan mempelajari serta mempraktekan tari-tarian tersebut.
Tidak hanya berhenti sampai disitu, Tralix pun telah sukses membawa tarian tradisional Indonesia memenangi beberapa Festival Tari Tradisional tingkat internasional. Seperti pada tahun 2007 silam, Tralix berhasil meraih Best Performance dalam Festival Tari Tradisional di Korea. Dengan membawakan Tari Kipah dari Aceh, Tralix pun meraih juara 1 pada Festival Kebudayaan Anak di Turki beberapa waktu lalu.
Kali ini, dengan dukungan dari IOV Youth Indonesia, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang kebudayaan dan juga bekerjasama dengan UNESCO, Tralix siap mengharumkan nama bangsa sekali lagi dalam sebuah festival tari tradisional tingkat Internasional kategori youth yang akan berlangsung di Spanyol dan Perancis.
“IOV Youth Indonesia sendiri sejak awal didirikannya sangat concernt terhadap pentingnya pelestarian kebudayaan tradisional Indonesia. Kami banyak mengirimkan duta budaya untuk menjalankan misi budaya. Salah satu misi budayanya adalah mengikuti festival-festival Internasional. Kali ini kami kembali mengajak SMP Islam Al-Ikhlas untuk turut berpartisipasi kembali karena sebelumnya kami juga sudah pernah bekerjasama. Kami memilih SMP Islam Al-Ikhlas karena kualitas performance tari nya memang bagus”, tutur Tania selaku perwakilan dari IOV Youth Indonesia.
Setelah melalui serangkaian persiapan selama 4-5 bulan, Tralix mempersembahkan sebuah pegelaran tari tradisional bertajuk “Gelar Pamit Misi Budaya SMP Islam Al-Ikhlas, Gauargi Enfans de Danses du Monde & The Festival Folclorico International Juvenvil Del Bidasoa”. Gelar pamit ini sekaligus sebagai ungkapan rasa terimakasih pada orangtua dan para sponsor yang mempunyai andil besar terhadap keberangkatan Tralix ke Festival Tari Tradisional di Spanyol dan Perancis nantinya.
Membawakan 5 tarian tradisional seperti, Tari Piring dari Sumateran Barat, Tari Giring-Giring dari Kalimantan Tengah, Trai Ratoh Duek dari Aceh, Tari Rapai Geleng dari Aceh, dan Tari Lenggang Nyai dari Jakarta, para siswa-siswi yang tergabung dalam Tralix sekaligus membuktikan kesiapan mereka menghadapi Festival Tari Tradisional di Spanyol dan Perancis yang sudah di depan mata. Kelima tarian itu pula lah yang nantinya akan dibawakan Tralix di dua Festival Tari Internasional tersebut.
Membanggakan…
The International Organization of Folk Art (IOV) is a non-governmental organization in operational relations with the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Had been released on March 1. IOV Indonesia Youth section had been officially become the member of IOV International, and will become the place for youth to share their idea about art, tradition and cultural heritage.
IOV Indonesia Youth Section
We travel around the globe spread the beauty of equator emerald
Sabtu, 09 Juli 2011
Sabtu, 18 Juni 2011
BIRU TERATAI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS PADJAJARAN ON OUR BLACKLIST.
WE announced that we put the group name BIRU TERATAI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS PADJAJARAN ON OUR BLACKLIST.
PLEASE MARK TO NOT WORK WITH BIRU TERATAI UNIVERSITAS PADJAJARAN IN ANY CIRCUMSTANCES AND NOT EVER INVITE THEM IN ANY FESTIVAL IN THE WORLD OF SUCH UNPROFESSIONAL BEHAVIOR OF CANCELLING PARTICIPATION ON VERY SHORT TERM.
ALL THE SUDDEN CHANGE HAD CAUSED SUFFER OF THE FESTIVAL PREPARATION, EMBASSY OF INDONESIA AND EMBASSY OF POLAND, IOV INDONESIA YOUTH SECTION.
ON THE NAME OF THE LEADER :
Aisyah Yudi Hermunanto
and member of the group as folow:
Nadya Fellina
Reni Rezkina Lubis
Bidara Wulandari Hasyim
Augustine Panjiasih Nugraha
Indri Purnamasari
Annisa Mesayu Puspita
Mahadewi Chitrawati
Desiana Kusumastuti
Nella Andona
Nilam Prati Satriyandhani
Febrian Nahar Inan
Indira Sekar Sari
Annisa Nur Ilmianti
Mayga Iria Tutiarta
Aisyah Yudi Hermunanto
Fardina Drian Amandalaily
Assyifa Halimatussa'diyah
Kennial Caroline Laia
Chenty Widuri Yanti
Nur Fitriyani
Nanda Putri Fardhani
Ainun Alvin Nikma
Mirrah Afina Indallah
Muhamad Susanto Sutrisno
WE WILL NOT SUGGEST YOU TO WORK WITH THIS GROUP IN ANY WAY AND WE WILL NOT EVER INVITE THEM EVER AGAIN IN ANY NATIONAL AND INTERNATIONAL EVENT
PLEASE MARK TO NOT WORK WITH BIRU TERATAI UNIVERSITAS PADJAJARAN IN ANY CIRCUMSTANCES AND NOT EVER INVITE THEM IN ANY FESTIVAL IN THE WORLD OF SUCH UNPROFESSIONAL BEHAVIOR OF CANCELLING PARTICIPATION ON VERY SHORT TERM.
ALL THE SUDDEN CHANGE HAD CAUSED SUFFER OF THE FESTIVAL PREPARATION, EMBASSY OF INDONESIA AND EMBASSY OF POLAND, IOV INDONESIA YOUTH SECTION.
ON THE NAME OF THE LEADER :
Aisyah Yudi Hermunanto
and member of the group as folow:
Nadya Fellina
Reni Rezkina Lubis
Bidara Wulandari Hasyim
Augustine Panjiasih Nugraha
Indri Purnamasari
Annisa Mesayu Puspita
Mahadewi Chitrawati
Desiana Kusumastuti
Nella Andona
Nilam Prati Satriyandhani
Febrian Nahar Inan
Indira Sekar Sari
Annisa Nur Ilmianti
Mayga Iria Tutiarta
Aisyah Yudi Hermunanto
Fardina Drian Amandalaily
Assyifa Halimatussa'diyah
Kennial Caroline Laia
Chenty Widuri Yanti
Nur Fitriyani
Nanda Putri Fardhani
Ainun Alvin Nikma
Mirrah Afina Indallah
Muhamad Susanto Sutrisno
WE WILL NOT SUGGEST YOU TO WORK WITH THIS GROUP IN ANY WAY AND WE WILL NOT EVER INVITE THEM EVER AGAIN IN ANY NATIONAL AND INTERNATIONAL EVENT
BIRU TERATAI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS PADJAJARAN ON OUR BLACKLIST.
WE announced that we put the group name BIRU TERATAI FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS PADJAJARAN ON OUR BLACKLIST.
PLEASE MARK TO NOT WORK WITH BIRU TERATAI UNIVERSITAS PADJAJARAN IN ANY CIRCUMSTANCES AND NOT EVER INVITE THEM IN ANY FESTIVAL IN THE WORLD OF SUCH UNPROFESSIONAL BEHAVIOR OF CANCELLING PARTICIPATION ON VERY SHORT TERM.
ALL THE SUDDEN CHANGE HAD CAUSED SUFFER OF THE FESTIVAL PREPARATION, EMBASSY OF INDONESIA AND EMBASSY OF POLAND, IOV INDONESIA YOUTH SECTION.
ON THE NAME OF THE LEADER :
Aisyah Yudi Hermunanto
and member of the group as folow:
Nadya Fellina
Reni Rezkina Lubis
Bidara Wulandari Hasyim
Augustine Panjiasih Nugraha
Indri Purnamasari
Annisa Mesayu Puspita
Mahadewi Chitrawati
Desiana Kusumastuti
Nella Andona
Nilam Prati Satriyandhani
Febrian Nahar Inan
Indira Sekar Sari
Annisa Nur Ilmianti
Mayga Iria Tutiarta
Aisyah Yudi Hermunanto
Fardina Drian Amandalaily
Assyifa Halimatussa'diyah
Kennial Caroline Laia
Chenty Widuri Yanti
Nur Fitriyani
Nanda Putri Fardhani
Ainun Alvin Nikma
Mirrah Afina Indallah
Muhamad Susanto Sutrisno
WE WILL NOT SUGGEST YOU TO WORK WITH THIS GROUP IN ANY WAY AND WE WILL NOT EVER INVITE THEM EVER AGAIN IN ANY NATIONAL AND INTERNATIONAL EVENT
PLEASE MARK TO NOT WORK WITH BIRU TERATAI UNIVERSITAS PADJAJARAN IN ANY CIRCUMSTANCES AND NOT EVER INVITE THEM IN ANY FESTIVAL IN THE WORLD OF SUCH UNPROFESSIONAL BEHAVIOR OF CANCELLING PARTICIPATION ON VERY SHORT TERM.
ALL THE SUDDEN CHANGE HAD CAUSED SUFFER OF THE FESTIVAL PREPARATION, EMBASSY OF INDONESIA AND EMBASSY OF POLAND, IOV INDONESIA YOUTH SECTION.
ON THE NAME OF THE LEADER :
Aisyah Yudi Hermunanto
and member of the group as folow:
Nadya Fellina
Reni Rezkina Lubis
Bidara Wulandari Hasyim
Augustine Panjiasih Nugraha
Indri Purnamasari
Annisa Mesayu Puspita
Mahadewi Chitrawati
Desiana Kusumastuti
Nella Andona
Nilam Prati Satriyandhani
Febrian Nahar Inan
Indira Sekar Sari
Annisa Nur Ilmianti
Mayga Iria Tutiarta
Aisyah Yudi Hermunanto
Fardina Drian Amandalaily
Assyifa Halimatussa'diyah
Kennial Caroline Laia
Chenty Widuri Yanti
Nur Fitriyani
Nanda Putri Fardhani
Ainun Alvin Nikma
Mirrah Afina Indallah
Muhamad Susanto Sutrisno
WE WILL NOT SUGGEST YOU TO WORK WITH THIS GROUP IN ANY WAY AND WE WILL NOT EVER INVITE THEM EVER AGAIN IN ANY NATIONAL AND INTERNATIONAL EVENT
Selasa, 10 Mei 2011
Tim Tari SD Obama Berjaya di Turki
Tim Tari SD Obama Berjaya di Turki
SD 01 Menteng bekerjasama dengan IOV Indonesia Youth Section mengikuti 6th I
International Children Folklore Festival di Eskisehir Turki, kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian acara dalam merayakan hari anak nasional di Turki yang jatuh pada tanggal 23 April 2011.
Universitas Cagfen sebagai penyelenggara acara mengaku bangga terhadap tim Indonesia, dan menobatkan SD 01 Menteng sebagai Penampil Terbaik dalam festival yang diikuti enam negara dari seluruh dunia tersebut.
Sebanyak 18 siswa mewakili Indonesia dalam festival ini, yang juga dihadiri oleh walikota dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan kali ini dibawakan lima tarian dari daerah Papua, Kalimantan, Aceh, Jambi dan Bali.
Tim Indonesia menjadi eprhatian publik dengan tampilan yang unik dan berbeda dari tim tim lainnya yang berasal dari benua Eropa.
Kontibutor:
ANDRIS ADHITRA
IOV INDONESIA YOUTH SECTION
SD 01 Menteng bekerjasama dengan IOV Indonesia Youth Section mengikuti 6th I
International Children Folklore Festival di Eskisehir Turki, kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian acara dalam merayakan hari anak nasional di Turki yang jatuh pada tanggal 23 April 2011.
Universitas Cagfen sebagai penyelenggara acara mengaku bangga terhadap tim Indonesia, dan menobatkan SD 01 Menteng sebagai Penampil Terbaik dalam festival yang diikuti enam negara dari seluruh dunia tersebut.
Sebanyak 18 siswa mewakili Indonesia dalam festival ini, yang juga dihadiri oleh walikota dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan kali ini dibawakan lima tarian dari daerah Papua, Kalimantan, Aceh, Jambi dan Bali.
Tim Indonesia menjadi eprhatian publik dengan tampilan yang unik dan berbeda dari tim tim lainnya yang berasal dari benua Eropa.
Kontibutor:
ANDRIS ADHITRA
IOV INDONESIA YOUTH SECTION
Senin, 25 April 2011
Indonesia juara dalam kompetisi tari anak Internasional
LAPORAN DARI FETHIYE
PRESS RELEASE
by: andris adhitra
Untuk keempat kalinya 4th International Children Festival (Sun Golden Lykia World Oludeniz Folk Dance Competition) di Fethiye, Mugla, Turki digelar.
Sebanyak enam belas grup dari 14 negara mengikuti kompetisi termegah di Turki ini, diantaranya : Turki, Azebaijan, Moldova, Rusia, Lithuania, India, Kazakhstan, Inggris, Georgia, Ukraina, Kenya, Siera Leone, .
Kali ini tim Indonesia diwakili oleh SD Islam Al Ikhlas beranggotakan 27 penari berbakat dari SD Islam Al Ikhlas Jakarta yang telah berlatih selama empat bulan penuh dalam menghadapi kompetisi ini.
Selama sembilan hari ratusan anak anak dari seluruh dunia, mengikuti rangkaian kegiatan untuk merayakan hari anak nasional di Turki yang jatuh pada tanggal 23 April 2011.
Kompetisi tari tradisional sendiri berlangsung di Fethiye City Center disaksikan ribuan orang dan pejabat setempat. Tim juri yang berasal dari perwakilan masing masing negara akhirnya menobatkan Indonesia sebagai juara pertama dalam kompetisi ini, tampil sebagai juara kedua adalah Ukraina, dan juara ketiga jatuh kepada Georgia.
Tim Indonesia yang berada di bawah pelatihan Sanggar Gema Citra Nusantara,pimpinan Ibu Mira Arismunandar, dan pengawasan IOV Indonesia Youth Section tampil memukau hingga mendapatkan poin tertinggi dari akumulasi seluruh perhitungan dewan juri.
ANDRIS ADHITRA S.H.
Rabu, 16 Maret 2011
KUNJUNGAN MURID-MURID SDN MENTENG 01 KE KEDIAMAN DUTA BESAR TURKI DI JAKARTA
Edited:16/3/11
KUNJUNGAN MURID-MURID SDN MENTENG 01 KE KEDIAMAN DUTA BESAR TURKI DI JAKARTA
Senin, 15 Maret 2011. Sebanyak 16 murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta beraudiensi di kediaman Duta Besar Turki di Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka keikutsertaan SDN Menteng 01 dalam International Children Folk Dance di Eskisehir, Turki pada tanggal 19–26 April mendatang. Rombongan yang didampingi kepala sekolah, guru dan orang tua murid disambut dengan penuh kehangatan oleh Mrs. Murat Adali (istri duta besar Turki) dan Mr Firat Sirma (Sekretaris Kedua Kedutaan Turki).
SDN Menteng 01, Jakarta terpilih oleh International Organization of Folk Art (IOV) sebagai salah satu delegasi dari Indonesia untuk membawa misi kebudayaan dengan tema “Promoting Unique diversity of Indonesian culture and tourism pada festival anak-anak Internasional di Turki. Dalam kesempatan tersebut, akan ditampilkan serangkaian tari tradisional, seperti tari Saman dari Aceh, tari Selampit dari Jambi, dan beberapa tari kreasi baru dari Papua dan Kalimantan (Dayak). Selain tampil di ajang festival, murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta, anggota delegasi, akan berkesempatan melakukan pertukaran budaya dengan murid-murid sekolah dasar di sana.
Festival akan berlangsung selama empat hari di sebuah kota bernama Eskisehir, sekitar 4 jam dari Istanbul. Cafgen College akan menjadi tuan rumah International Children Festival yang diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati hari anak-anak Turki yang jatuh pada tanggal 23 April. Pengiriman delegasi budaya ke Turki merupakan prakarsa para orang tua murid dan didukung sepenuhnya oleh sekolah.
Pada kesempatan kunjungan ke kediamannya tersebut, Mrs. Murat Adali menyampaikan rasa senang dan bangga terhadap murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta. Menurut beliau, tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman berharga seperti ini. Memperkenalkan budaya negaranya, sekaligus mempelajari kebudayaan negara lain yang berbeda, di usia yang masih sangat muda.
Diharapkan pengalaman tersebut dapat membuka wawasan dan menumbuhkan penghargaan anak-anak terhadap keanekaragaman budaya dunia, sehingga tertanam sikap saling menghormati antar bangsa di hati mereka sejak dini.
Tak hanya berdiskusi mengenai kegiatan festival, Mrs. Murat Adali juga mempromosikan Turki sebagai bangsa yang memiliki kebudayaan unik, perpaduan Eropa dan Asia. Disebutkannya, Turki juga memiliki obyek-obyek wisata budaya yang menarik wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia. (RD/EM/Bes/2011)
KUNJUNGAN MURID-MURID SDN MENTENG 01 KE KEDIAMAN DUTA BESAR TURKI DI JAKARTA
Senin, 15 Maret 2011. Sebanyak 16 murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta beraudiensi di kediaman Duta Besar Turki di Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka keikutsertaan SDN Menteng 01 dalam International Children Folk Dance di Eskisehir, Turki pada tanggal 19–26 April mendatang. Rombongan yang didampingi kepala sekolah, guru dan orang tua murid disambut dengan penuh kehangatan oleh Mrs. Murat Adali (istri duta besar Turki) dan Mr Firat Sirma (Sekretaris Kedua Kedutaan Turki).
SDN Menteng 01, Jakarta terpilih oleh International Organization of Folk Art (IOV) sebagai salah satu delegasi dari Indonesia untuk membawa misi kebudayaan dengan tema “Promoting Unique diversity of Indonesian culture and tourism pada festival anak-anak Internasional di Turki. Dalam kesempatan tersebut, akan ditampilkan serangkaian tari tradisional, seperti tari Saman dari Aceh, tari Selampit dari Jambi, dan beberapa tari kreasi baru dari Papua dan Kalimantan (Dayak). Selain tampil di ajang festival, murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta, anggota delegasi, akan berkesempatan melakukan pertukaran budaya dengan murid-murid sekolah dasar di sana.
Festival akan berlangsung selama empat hari di sebuah kota bernama Eskisehir, sekitar 4 jam dari Istanbul. Cafgen College akan menjadi tuan rumah International Children Festival yang diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati hari anak-anak Turki yang jatuh pada tanggal 23 April. Pengiriman delegasi budaya ke Turki merupakan prakarsa para orang tua murid dan didukung sepenuhnya oleh sekolah.
Pada kesempatan kunjungan ke kediamannya tersebut, Mrs. Murat Adali menyampaikan rasa senang dan bangga terhadap murid-murid SDN Menteng 01, Jakarta. Menurut beliau, tidak semua anak bisa mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman berharga seperti ini. Memperkenalkan budaya negaranya, sekaligus mempelajari kebudayaan negara lain yang berbeda, di usia yang masih sangat muda.
Diharapkan pengalaman tersebut dapat membuka wawasan dan menumbuhkan penghargaan anak-anak terhadap keanekaragaman budaya dunia, sehingga tertanam sikap saling menghormati antar bangsa di hati mereka sejak dini.
Tak hanya berdiskusi mengenai kegiatan festival, Mrs. Murat Adali juga mempromosikan Turki sebagai bangsa yang memiliki kebudayaan unik, perpaduan Eropa dan Asia. Disebutkannya, Turki juga memiliki obyek-obyek wisata budaya yang menarik wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia. (RD/EM/Bes/2011)
Kamis, 10 Maret 2011
PROGRAM PROGRAM IOV INDONESIA 2011
Salam hormat dari IOV INDONESIA YOUTH SECTION
Terima kasih telah bekerjasama dengan IOV Indonesia Youth Section,
IOV YOUTH SECTION:
Organisasi Seni Rakyat Internasional (Internasional Organization Volkenvurst) dalam hubungan operasional dengan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Organisasi mengundang anak anak dan para pemuda untuk berpartisipasi dalam proyek proyek pengembangan kesenian dan kebudayaan rakyat di seluruh dunia.
Kegiatan ini akan mengundang sekitar anak anak dan pemuda dari berbagai negara dan wilayah untuk berbagi pandangan dan pengalaman tentang perlindungan warisan budaya, terutama perlindungan warisan budaya tidak berwujud, dan tentang peran pemuda dan anak anak dalam perlindungan warisan kebudayaan.
IOV adalah LSM yang berada di seluruh dunia bekerja sama dengan UNESCO untuk melestarikan dan mempromosikan warisan luhur budaya dunia. Lebih dari 3.000 ahli di bidang budaya dan perwakilan di 120 negara dengan tujuan utama adalah untuk menjaga warisan budaya tak berwujud dalam segala bentuk dan ekspresi.
IOV mengundang anak anak dan para pemuda untuk mengembangkan memiliki potensi besar mereka dalam melindungi dan mempromosikan kesenian rakyat, keyakinan ini berawal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika mengumumkan tahun 2010 sebagai Tahun Pemuda Internasional.
Komisi Pemuda kami terdiri dari lebih dari 15 anggota muda dan berberfokus pada menarik dan melibatkan anggota muda saat ini di IOV Youth Section Indonesia.
Beberapa proyek kami dan acara termasuk Kongres Pemuda Dunia, berpartisipasi dalam Festival Budaya Internasional, publikasi, dan inisiatif pendidikan dan seni lainnya.
Bergabung dengan kami sekarang dan mari kita mulai bekerja sama menuju masa depan yang lebih baik di dunia global, dengan menghormati dan menghargai warisan individu dan kolektif budaya kita.
Sejarah:
Internasional Organization Volkenvurst (IOV) adalah organisasi di seluruh yang beranggotakan dunia individu dan institusi yang bekerja untuk mendokumentasikan, melestarikan dan mempromosikan segala bentuk seni rakyat,baik berwujud dan tidak berwujud. Organisasi ini didirikan di Belgia pada tahun 1979dan terdaftar di bawah hukum Austria, dimana Kantor Sekretariat IOV berada.
IOV mensponsori festival seni rakyat nasional dan internasional serta pertukaran budaya, seniman pertunjukan dan seni visual. Melalui simposium yang ilmiah dan pedagogis dan lokakarya, IOV mendorong penelitian, dokumentasi, ilmiah dan publikasi tentang topik-topik yang berkaitan dengan seni rakyat dan tradisi. Konferensi IOV telah meneliti aspek cerita, permainan anak-anak, legenda, kerajinan, cerita rakyat,tarian, tenun dan tekstil, praktik keagamaan, arsitektur,praktek-praktek sosial dan perayaan musiman
PROGRAM IOV INDONESIA YOUTH SECTION 2011;
“Biru Teratai” Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat (Polandia):
Folk festiwal "Wesele Kurpiowskie" 23- 27.06.2011
XX International Folklore Meeting “Kupalnocka” 2011 : 27.06-03.07.2011
XVI International Folk Festival ‘Kasztelania 2011’ 04-10.07.2011
XXIX International Folk Festival in Lodz 10- 18.07 2011
XVI International Folk Days "WARMIA'2011 16–25.07.2011
Seluruhnya di negara Polandia
„Bireun Seudati” Universitas Pelita Harapan (Spanyol-Portugal):
The 27th Folklore Festival of Azores dan 07-13.08.2011, Pulau Azores Portugal, dan program terintegrasi dengan KBRI Madrid dan KBRI Lisabon.
Studio Tari Indra, Indra dance Group, Bandung Jawa Barat (Spanyol, Portugal): Jornadas Folkloricas Nazarenas International 2011 of Dos Hermanas 29.06.2011 -05.07.2011 Spanyol dan “FOLKCantanhede – International Week of Folklore” Portugal, 09-16.07. 2011
SMP Labschool Rawamangun (Turki): VI. ISTANBUL INTERNATIONAL CHILDREN CULTURE FESTIVAL 19-24 April, Turkey.’
SMP Islam Al Ikhlas(Perancis-Spanyol) : 15th international festival of dance for children Espelette, Perancis 13-19 July 2011 dan The Festival Folclórico Internacional Juvenil del “Bidasoa” 20-27 July 2011 Irun, Spanyol.
SMP Islam Tugasku (Polandia): XXVI INTERNATIONAL FOLKLORE MEETING LUBLIN 16.07 – 22.07.2011 Lublin dan the 19en Festival of the CHILDREN OF MOUNTAINS which will take place in Nowy Sącz, 24th-31st July 2011, Polandia
SMA Labschool Rawamangun (Yunani-Turki) :
INTERNATIONAL FOLKLORE FESTIVAL OF NAOUSSA, 5-11-Juli Yunani dan Beylikdüzü Munıcıpalıty Internatıonal Culture & Art Festıval 12 -18 Juli 2011 İstanbul, Türkiye.
“Sivanataradja” Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (Belanda-Jerman):
International Folklore Festival "OP ROAKELDAIS" WARFFUM Belanda 29Juni-03 Juli 2011;
Hahnentanz Folkorefestival Volkstanzgruppe Süßen, 05-08 Juli 2011 Jerman;
The Festival “Europäisches Folklore-Festival Bitburg”, Bitburg 08-12 Juli 2011 Jerman; Stichting Internationaal Folklore Festival Zeeland, Belanda 16-25 Juli 2011
SD Islam Al Ikhlas (Turki) :
4th International Children Folklore Festival, Fethiye, Turkey, 20-28 April 2011.
Sanggar Seni Iriantoss Manokwari Papua (Rusia):
Festival Sadko - Novgorod the Great,02-06 Juni, 2011 dan Berdemlyk - Ufa 07-12 Juni, 2011, Rusia
Komunitas Tari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (PERANCIS –SPANYOL):
The series of International Folklore Festival Quillan (France), Jaca (Spanyol); Extremadura (Spanyol); Alcala de la Selva (Spanyol); Les Presses (Spanyol); Adifolk Barcelona (Spanyol);
Kencana Pradipa, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (USA):
Intergrated Program KJRI Houston; 22-23 Agustus 2011
the 2011 World Folkfest in Springville, Utah, USA25 – 30 July 2011;
Bountiful, Utah, USA. Bountiful/Davis Summerfest International july 31st-August 8th;
South Jordan City “INTERNATIONAL DAYS”August 9- August 13 2011;
Integrated Program KJRI New York; 15-22 Agustus 2011
SD 01 Menteng Jakarta (Turki) :
6th ESKİŞEHİR ÇAĞFEN COLLEGE INTERNATIONAL CHILDREN’S FOLK DANCE FESTIVAL, Eskisehir, Turkey, 19-24 April 2011
UNIVERSITAS PARAMADINA (Perancis) :
XVIII FESTIVAL FOLKLORE ET PARTAGE Montreal, 29 Juli-1 Agustus 2011, RITE – LES BETHMALAIS, St. Giron, 5-12 Agustus ; Festival Mondial de Folklore de Montréjeau, 12-17 Agustus 2011, Perancis.
DWI Warna Boarding School (Perancis):
International Folkore Festival Guemenos, 17-26 Juli 2011, Perancis.
Salam hormat;
ANDRIS ADHITRA S.H.
IOV INDONESIA YOUTH SECTION
Facebook page:
www.iovindonesiayouth.blogspot.com
andris_adhitra@yahoo.com, andrisadh@gmail.com; iovindonesia_youth@hotmail.com
Mobile: +6285719210068; +622198630947; +628988139170;
Terima kasih telah bekerjasama dengan IOV Indonesia Youth Section,
IOV YOUTH SECTION:
Organisasi Seni Rakyat Internasional (Internasional Organization Volkenvurst) dalam hubungan operasional dengan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya Organisasi mengundang anak anak dan para pemuda untuk berpartisipasi dalam proyek proyek pengembangan kesenian dan kebudayaan rakyat di seluruh dunia.
Kegiatan ini akan mengundang sekitar anak anak dan pemuda dari berbagai negara dan wilayah untuk berbagi pandangan dan pengalaman tentang perlindungan warisan budaya, terutama perlindungan warisan budaya tidak berwujud, dan tentang peran pemuda dan anak anak dalam perlindungan warisan kebudayaan.
IOV adalah LSM yang berada di seluruh dunia bekerja sama dengan UNESCO untuk melestarikan dan mempromosikan warisan luhur budaya dunia. Lebih dari 3.000 ahli di bidang budaya dan perwakilan di 120 negara dengan tujuan utama adalah untuk menjaga warisan budaya tak berwujud dalam segala bentuk dan ekspresi.
IOV mengundang anak anak dan para pemuda untuk mengembangkan memiliki potensi besar mereka dalam melindungi dan mempromosikan kesenian rakyat, keyakinan ini berawal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika mengumumkan tahun 2010 sebagai Tahun Pemuda Internasional.
Komisi Pemuda kami terdiri dari lebih dari 15 anggota muda dan berberfokus pada menarik dan melibatkan anggota muda saat ini di IOV Youth Section Indonesia.
Beberapa proyek kami dan acara termasuk Kongres Pemuda Dunia, berpartisipasi dalam Festival Budaya Internasional, publikasi, dan inisiatif pendidikan dan seni lainnya.
Bergabung dengan kami sekarang dan mari kita mulai bekerja sama menuju masa depan yang lebih baik di dunia global, dengan menghormati dan menghargai warisan individu dan kolektif budaya kita.
Sejarah:
Internasional Organization Volkenvurst (IOV) adalah organisasi di seluruh yang beranggotakan dunia individu dan institusi yang bekerja untuk mendokumentasikan, melestarikan dan mempromosikan segala bentuk seni rakyat,baik berwujud dan tidak berwujud. Organisasi ini didirikan di Belgia pada tahun 1979dan terdaftar di bawah hukum Austria, dimana Kantor Sekretariat IOV berada.
IOV mensponsori festival seni rakyat nasional dan internasional serta pertukaran budaya, seniman pertunjukan dan seni visual. Melalui simposium yang ilmiah dan pedagogis dan lokakarya, IOV mendorong penelitian, dokumentasi, ilmiah dan publikasi tentang topik-topik yang berkaitan dengan seni rakyat dan tradisi. Konferensi IOV telah meneliti aspek cerita, permainan anak-anak, legenda, kerajinan, cerita rakyat,tarian, tenun dan tekstil, praktik keagamaan, arsitektur,praktek-praktek sosial dan perayaan musiman
PROGRAM IOV INDONESIA YOUTH SECTION 2011;
“Biru Teratai” Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat (Polandia):
Folk festiwal "Wesele Kurpiowskie" 23- 27.06.2011
XX International Folklore Meeting “Kupalnocka” 2011 : 27.06-03.07.2011
XVI International Folk Festival ‘Kasztelania 2011’ 04-10.07.2011
XXIX International Folk Festival in Lodz 10- 18.07 2011
XVI International Folk Days "WARMIA'2011 16–25.07.2011
Seluruhnya di negara Polandia
„Bireun Seudati” Universitas Pelita Harapan (Spanyol-Portugal):
The 27th Folklore Festival of Azores dan 07-13.08.2011, Pulau Azores Portugal, dan program terintegrasi dengan KBRI Madrid dan KBRI Lisabon.
Studio Tari Indra, Indra dance Group, Bandung Jawa Barat (Spanyol, Portugal): Jornadas Folkloricas Nazarenas International 2011 of Dos Hermanas 29.06.2011 -05.07.2011 Spanyol dan “FOLKCantanhede – International Week of Folklore” Portugal, 09-16.07. 2011
SMP Labschool Rawamangun (Turki): VI. ISTANBUL INTERNATIONAL CHILDREN CULTURE FESTIVAL 19-24 April, Turkey.’
SMP Islam Al Ikhlas(Perancis-Spanyol) : 15th international festival of dance for children Espelette, Perancis 13-19 July 2011 dan The Festival Folclórico Internacional Juvenil del “Bidasoa” 20-27 July 2011 Irun, Spanyol.
SMP Islam Tugasku (Polandia): XXVI INTERNATIONAL FOLKLORE MEETING LUBLIN 16.07 – 22.07.2011 Lublin dan the 19en Festival of the CHILDREN OF MOUNTAINS which will take place in Nowy Sącz, 24th-31st July 2011, Polandia
SMA Labschool Rawamangun (Yunani-Turki) :
INTERNATIONAL FOLKLORE FESTIVAL OF NAOUSSA, 5-11-Juli Yunani dan Beylikdüzü Munıcıpalıty Internatıonal Culture & Art Festıval 12 -18 Juli 2011 İstanbul, Türkiye.
“Sivanataradja” Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (Belanda-Jerman):
International Folklore Festival "OP ROAKELDAIS" WARFFUM Belanda 29Juni-03 Juli 2011;
Hahnentanz Folkorefestival Volkstanzgruppe Süßen, 05-08 Juli 2011 Jerman;
The Festival “Europäisches Folklore-Festival Bitburg”, Bitburg 08-12 Juli 2011 Jerman; Stichting Internationaal Folklore Festival Zeeland, Belanda 16-25 Juli 2011
SD Islam Al Ikhlas (Turki) :
4th International Children Folklore Festival, Fethiye, Turkey, 20-28 April 2011.
Sanggar Seni Iriantoss Manokwari Papua (Rusia):
Festival Sadko - Novgorod the Great,02-06 Juni, 2011 dan Berdemlyk - Ufa 07-12 Juni, 2011, Rusia
Komunitas Tari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (PERANCIS –SPANYOL):
The series of International Folklore Festival Quillan (France), Jaca (Spanyol); Extremadura (Spanyol); Alcala de la Selva (Spanyol); Les Presses (Spanyol); Adifolk Barcelona (Spanyol);
Kencana Pradipa, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (USA):
Intergrated Program KJRI Houston; 22-23 Agustus 2011
the 2011 World Folkfest in Springville, Utah, USA25 – 30 July 2011;
Bountiful, Utah, USA. Bountiful/Davis Summerfest International july 31st-August 8th;
South Jordan City “INTERNATIONAL DAYS”August 9- August 13 2011;
Integrated Program KJRI New York; 15-22 Agustus 2011
SD 01 Menteng Jakarta (Turki) :
6th ESKİŞEHİR ÇAĞFEN COLLEGE INTERNATIONAL CHILDREN’S FOLK DANCE FESTIVAL, Eskisehir, Turkey, 19-24 April 2011
UNIVERSITAS PARAMADINA (Perancis) :
XVIII FESTIVAL FOLKLORE ET PARTAGE Montreal, 29 Juli-1 Agustus 2011, RITE – LES BETHMALAIS, St. Giron, 5-12 Agustus ; Festival Mondial de Folklore de Montréjeau, 12-17 Agustus 2011, Perancis.
DWI Warna Boarding School (Perancis):
International Folkore Festival Guemenos, 17-26 Juli 2011, Perancis.
Salam hormat;
ANDRIS ADHITRA S.H.
IOV INDONESIA YOUTH SECTION
Facebook page:
www.iovindonesiayouth.blogspot.com
andris_adhitra@yahoo.com, andrisadh@gmail.com; iovindonesia_youth@hotmail.com
Mobile: +6285719210068; +622198630947; +628988139170;
Langganan:
Postingan (Atom)























